BATALYON PARAMA SATWIKA 1998
FORUM DISKUSI
   
  M A I N | FORUM | MEMBERS | REGISTER 6-Sep-2010 7:2:48  
Username:
Password:
Belum terdaftar? Lupa password?
 
BATALYON PARAMA SATWIKA 1998 > SAFETY RIDING > Diskusi Safety Riding
KEBUT-KEBUTAN ATAU SANTAI ?
PRINT TOPIC
admin
post 15-Jul-2006 19:25:18
Post #1

Administrator Group


Group: Administrator
Posts: 26
Country:
Joined: 27-Mar-2006
Member No.: 1
KEBUT-KEBUTAN ATAU SANTAI ??

Setelah sekian lama berkendara dalam beberapa kelompok pengendara motor,
saya perhatikan adanya pola yang jelas saat berkendara berkelompok. Pada
dasarnya, mereka bisa dikategorikan dalam dua kelompok, kelompok yang
kebut"an dan yang tidak kebut"an. Disini saya tidak membicarakan tingkat
kemampuan atau seberapa cepat mengambil tikungan. Mungkin, bisa
disederhanakan menjadi; 'Gaya Balap' dan 'Gaya Latihan'.

Kelompok yang berkendara 'Gaya Balap' akan memacu motornya secara maksimum
setiap keluar dari tikungan, membejek gas 100% dan mengoper gigi pada batas
RPM maksimum. Mereka akan terus berupaya berakselerasi selama mungkin
sebelum melepas gas dan kemudian mengerem setelat mungkin, seperti halnya
para pembalap dalam suatu balapan.

Lain halnya dengan 'Gaya Latihan'. Para pengendara tipe ini cenderung
menjaga kecepatan pada trek lurus (kurang lebih 80 mph), namun tetap akan
melibas tikungan secepatnya. Ini berarti pengereman jarang atau bahkan tidak
pernah dilakukan, namun hal ini tergantung pula pada jenis jalan yang
dilalui.

Para penganut 'Gaya Balap' akan mengatakan bahwa melatih teknik pengereman
sangat berguna bagi pengendara motor, yang tentunya memang benar. Namun, ada
beberapa alasan mengapa saya lebih suka 'Gaya Latihan'.

1. Naik motor di jalan berliku murni karena ingin enjoy saja dan
mempertajam kemampuan riding, yaitu kemampuan menikung. Kala saya mendekati
suatu tikungan dengan santai, saya dapat menganalisa metode terbaik untuk
mengambil tikungan tersebut.
2. Resiko bahaya adanya mobil/kendaraan lainnya di jalan raya umum.
Bila berkendara secara agresif, kemungkinan untuk menghindar menjadi lebih
sulit.
3. Keamanan (safety). Dengan kebut"an di jalan raya yang sempit dan
jarak pandang yang kurang mencukupi, bukanlah hal yang baik untuk
memperpanjang umur. Saat berkendara santai, memberi kelebihan beberapa detik
yang berharga untuk memperlambat motor atau menghindari obyek di jalan.

Pendapat saya adalah, menjaga kecepatan motor anda pada tingkat yang aman
adalah tindakan yang cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu, akan
menunjukkan kesan yang baik bagi pengendara motor di mata masyarakat.

Intinya adalah, kita sebagai pengendara motor ingin menikmati berkendara di
atas motor dan meningkatkan kemampuan riding kita. Menikung rebah di
tikungan namun tetap 'bersih' di mata hukum & masyarakat umum. Kedua factor
ini mempunyai keseimbangan yang sangat rapuh dan mohon diingat setiap kali
akan menikmati jalanan berliku dengan motor anda. (by m. arsal)

artikel asli bisa diliat di :
? http://www.motorcycledaily.com/10june06_haulass.htm


Last edit on 15-Jul-2006 23:6:10 by admin
ON | PROFILE | PM


PAGE: 1 
  
Replies: 1 - 4 of 4
antibandit
post 14-Mar-2007 21:19:4
Post #2

Newbie


Group: Member
Posts: 6
Country: Indonesia
Joined: 22-Feb-2007
Member No.: 28
sebenernya cara berkendaraan seseorang bisa di pengaruhi oleh lagu2 yg dia putar di mobil nya..jujur seh kalo saya lagi denger lagu yg Rock, tau kenapa bawaan nya pgn ngebuuuttt aja big grin , tp kalo lagu yg slow2 pop gitu..aduh bawaannya santai pelan...

jadi kalo mau dengerin lagu2 slow..jadi kita gk pgn ngebutttt laughing
ON | PROFILE | PM
dedydewantho
post 20-Jan-2008 0:37:26
Post #3

Newbie


Group: Member
Posts: 5
Country: Indonesia
Joined: 18-Sep-2007
Member No.: 54
kalo menurut saya itu tergantung dari apa yg kita pikirkan saat itu.

jika pada saat itu anda berfikir betapa bahagia nya anda jika menemukan WC yg sedang kosong. maka beban berat yg saat itu sedang anda tahan akan sirna.

kira2 brp kecepatan yg akan anda tempuh? tongue
ON | PROFILE | PM
haryyudhasiregar
post 19-Agust-2008 9:42:3
Post #4

Newbie


Group: Member
Posts: 2
Country: Indonesia
Joined: 19-Agust-2008
Member No.: 103
Menurut gw tergantung mobil yang ada didepan, kalo mobil depan ngerem masak mau diterabas aja sech...? benjol donk ha ha ha...Plus yg disamping supir,kalo luna maya atau sandra dewi samping gw sih, he he he...tau sajalah
ON | PROFILE | PM
hadipoerwanto
post 4-Jun-2009 21:39:14
Post #5

Newbie


Group: Member
Posts: 8
Country: Indonesia
Joined: 4-Jun-2009
Member No.: 145
Yang penting, kalo mo belok / mendahului / berhenti, liat2 spion kanan kiri dulu. jangan asal nyelonong aja, emangnya jalan raya die yg bikin sendiri, kan pemerintah yg buatin, biayanya dari pajak2 ranmor kita. Makanya Nopol ranmor kita jng ngarang2 lah ( bisa dibaca ), sesuai prosedur aja. 3 bulan habis lapor tiba Segera dimutasi gitu. Gencarkan 2.1 nya biar Kamtibcar lantas bisa terwujud. Amien.
ON | PROFILE | PM
PAGE: 1 
  

Quick Jump: 

Netters online di halaman ini: 1 (0 members / 1 tamu)
Members Online:


Powered by: TALK ONLY FORUM version 1.0.0 (beta)
Copyright © 2006 BATALYON PARAMA SATWIKA 1998